Ternyata ada vitamin C dalam cairan mani!
Bagi penggemar seks oral, mungkin sering bertanya. Apa sih kandungan dari cairan mani itu? Beracunkah cairan mani yang tertelan saat melakukan seks oral? Bebahayakah terhadap kesehatan tubuh?
Faktor yg mempengaruhi jumlah air mani
Memang cairan mani sama sekali tidak ada fungsi konsumtif. Ia hanya berfungsi sebagai pelumas dalam hubungan seksual. Setiap ejakulasi, rata-rata pria mengeluarkan cairan mani atau semen sekitar satu sendok teh. Banyak sedikitnya cairan mani ini dipengaruhi oleh :
[1] Usia (konon makin muda makin banyak),
[2] Kapan terakhir ejakulasi, dan
[3] Jenis rangsangan yang diterima ketika akan melakukan kegiatan seksual.
Kandungan Cairan Mani
Satu sendok teh cairan mani mengandung sekitar 21 kilojoules (kilo kalori) dan 200-500 juta sperma. Sedanglan jumlah sperma sperma hanya sekitar satu persen dari cairan mani. Pertanyaanya adalah, 99 persen sisanya dari kandungan air mani itu apa?
Menurut seksolog Dr Elna Mc Intosh, selain sperma, cairan mani terdiri dari gula fruktosa, air, ascorbic acid (vitamin C), asam sitrat, enzim, protein, posfat, dan zinc.
Oral Sex
Mangkanya, tak perlu khawatir bila secara tidak sengaja menelan cairan mani ketika sedang melakukan seks oral. Tapi yang perlu diingat adalah penularan penyakit seksual dapat terjadi dari aktivitas oral sex. Alasan inilah yang perlu dipertimbangkan dalam kegiatan oral sex, apalagi oral sex juga masih menjadi pertentangan dalam agama.
Kendati demikian, hingga kini masih diperdebatkan, apakah penularan virus HIV bisa terjadi lewat seks oral yang mengandung cairan mani. Yang pasti, tak sedikit penyakit menular seksual yang bisa terjadi lewat seks oral (diolah dari Kompas)
November 6th, 2009 at 9:01 am
aduhh….masa air mani buat diminum?? hueeeeeeee………
btw, CC emang jarang & hampir nda pernah blogwalking ke site Indo sekarang, kebanyakan ke site luar. ternyata komen berbahasa Indo berpengaruh ke adds. hikks…
[Reply]
hade Reply:
November 6th, 2009 at 1:26 pm
@fashion and style,
Hiks…, rasanya gimana tuh??
Wah baru tahu kalau bahasa yang dipakai dalam memberikan komentar berpengaruh terhadap iklan.
Tapi logis juga sih…, hebat ya google bisa deteksi sampai detail gitu….
Perlu dipertimbangkan buat monetizing blog berbahasa inggris nih.
[Reply]
November 6th, 2009 at 12:16 pm
hmmm,,.. No Comment lagi deh
[Reply]
hade Reply:
November 6th, 2009 at 1:27 pm
@syd,
Kok gitu? hihiii….
[Reply]