Strategi utama memiliki pola pikir kaya
Setelah membaca artikel yang ini dan ini apakah anda sudah mengetahui pola pikir anda sekarang? Saya ucapkan selamat kalau pola pikir anda sudah seperti tipe [3]. Memiliki pola pikir [3] bukan berarti anda sudah menjadi orang kaya.
Orang yang hidupnya pas-pasan dapat saja memiliki pola pikir [3] karena fakta bahwa ia belum kaya, hanyalah masalah waktu. Ia tinggal men-drive perilakunya sehingga hartanya akan sesuai dengan perilakuknya, yaitu kaya (semua member javaformula.com mohon membaca artikel ini dengan seksama).
Apabila anda dalam posisi seperti ini, yaitu memiliki pola pikir kaya tetapi belum kaya apa yang harus anda lakukan? Berikut adalah startegi utama yang harus anda jalani untuk mencapai tujuan tersebut (nomor menunjukkan urutan yang harus dijalani sesuai prioritas) :
1. Menabung.
Jangan pikirkan berapa penghasilan dan hutang anda, tetapi pikirkan apa yang anda miliki sekarang ini. Menabunglah mulai dari yang kecil, misalnya 100rb pada bulan pertama. Jumlah ini harus meningkat pada bulan ke-2 sesuai petunjuk dalam “catatan harian” yang dapat anda peroleh dalam paket modul/ebook Javaformula Anda tinggal menjalani saja kemudian pikirkan apa yang telah anda miliki saat ini. Anda tidak perlu merisaukan apa yang belum anda miliki.
2. Berhemat.
Berhemat adalah hal biasa dilakukan oleh setiap orang. Tetapi dalam strategi Javaformula adalah strategi khusus. Berhematnya member javaformula berbeda dengan berhematnya kebanyakan orang. Ini adalah startegi lanjutan setelah menjalankan poin 1 (menabung) di atas. Strategi ini juga hanya dapat dilakukan dalam tempo beberapa bulan saja, karena penghematan lebih jauh yang anda lakukan tidak akan dapat menopang kebutuhan menabung dalam strategi ini.
3. Memiliki bisnis pribadi.
Setelah penghematan tidak mampu lagi menopang kebutuhan anda menabung, memiliki bisnis pribadi adalah strategi lanjutan untuk menjadi kaya. Disini biasanya menjadi kunci penentu keberhasilan dalam menjalankan strategi Javaformula khusus tujuan kekayaan.
Kalau anda lihat poin-poin di atas, semuanya hal biasa saja dan sepele, tetapi dalam strategi tersebut cara menjalankannya berbeda dari yang biasa anda jalankan. Misalnya (seperti yang saat ini sedang anda tekuni, yaitu membangun bisnis pribadi), apabila anda menajalankan strategi ini dimulai dari no.3 dahulu, maka hasil akhirnya akan berbeda dengan apabila anda memulainya sesuai strategi diatas. Kemudian anda akan berpikir bahwa anda akan menabung setelah bisnis ini menghasilkan banyak uang. Akibatnya, anda tidak akan melakukan penghematan seperti poin 2 di atas yang sangat terkait dengan “puasa uang” sebagaimana saya bahas dalam artikel sebelumnya.
Mangkanya khusus untuk keperluan tersebut saya siapkan “catatan harian” dalam paket ebook javaformula.
Selanjutnya, saya akan bahas khusus buat anda yang ternyata masuk kategori tipe [1] dan tipe [2] yaitu mengenai Bagaimana cara melakukan migrasi ke tipe [3]? Ini lebih seru, karena mereka adalah tipe konsumtif yang hidupnya kurang terencana.
March 2nd, 2009 at 9:34 am
seepp… strategi yang oke…apalagi kalo punya warisan banyak, tinggal deposito aja hehehe…
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 12:06 am
Kudu nabung kalau tidak punya warisan banyak…, juga berhemat…. Kalau masih belum juga kaya mangkanya kudu bisnis.
[Reply]
March 2nd, 2009 at 9:42 am
tambahan satu lagi..ikutan kontes-kontes juga bisa boss
[Reply]
March 2nd, 2009 at 12:11 pm
Wah…info yang menarik.
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 12:07 am
Terima kasih mas…., tapi ini bukan humor kan…??
[Reply]
March 2nd, 2009 at 4:31 pm
Sepakat!!
Artikel seperti ini harus sering-sering dipublikasikan dan disebarluaskan.
Saya meyakini bahwa sebelum atau bersamaan dengan setiap orang (yg akan memulai sesuatu hal) mereka hrs memiliki kemauan untuk mengubah/menetapkan pola pikir, paradigma dan mindsetnya.
Betapa sia2 jika misalnya keterampilan pertanian & beternak sudah dikuasai, tapi pola pikir org tersebut msh menganggap bahwa bertani atau beternak itu kotor, miskin, dan primitif. Mindset org tersebut musti diubah dulu utk melihat bahwa menjadi petani itu: modern, bersih, dan memakmurkan. Sehingga oleh banyak kalangan dinilai lebih menarik dan menjanjikan daripada antri menjadi PNS.
–
Maaf kalo komentnya berlebihan. Tulisan Anda telah berhasil menggelitik Saya untuk menulis koment seperti ini.
Salam kenal.
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 5:29 am
Terima kasih Mas…, kayaknya sudah mulai “klik” dengan Javasecret nih…., mangkanya bersemangat sekali dalam memberi komentar. Jarang orang langsung “klik” dengan artikel “inti” (hakekat) seperti artikel saya ini.
Jujur…, sebagai karyawan saya sekarang mulai melirik beberapa profesi yang anda sebutkan di atas… Mungkin kelak saya akan ngikuti jejak ichanx (http://blog.ichanx.net) menjadi “Bankir Sesaat” dan kemudian menekuni bisnis-bisnis “kampungan”. Kalau perlu akan saya bawa “kampung” ke Jakarta! Ayo…., siapa ikut?
[Reply]
March 2nd, 2009 at 11:34 pm
iya nih, saya bukan tipe ketiga-tiganya !!!! gimana donk biar bisa memiliki pola pikir kaya?????
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 12:08 am
Masak sih? Coba dipikir ulang…….
[Reply]
March 3rd, 2009 at 1:43 am
nomor 1 udah, nomor 2 udah, nomor 3 on the way hehe
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 12:08 am
Selamat meluncur Kang Yudi…. Sesama pemilik pola pikir kaya boleh saling mendahului…
[Reply]
March 3rd, 2009 at 5:25 pm
saya sedang belajar di ketiganya, tidak mudah memang.
artikelnya bagus nih pak
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 12:05 am
Terima kasih Mas Cahyo, semoga bermanfaat untuk pembaca dan saya pribadi.
[Reply]
March 4th, 2009 at 12:55 am
dengan kasat mata aja orang yang berwirausaha biasanya akan mempunyai harta lebih dari mereka yang cuman ngandelin gaji sebulan sekali hukum yang sebenarnya berlaku seperti itu…. dan sekarangpun saya sedang menerapkan bagaimana uang itu aktif berputar buat sipemilik uang
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 5:31 am
Selamat berjuang mas…, masri kita bangun asset-asset kita. Tidak semua orang bisa melihat dengan ‘kasat’ spt yang sampeyan sampaikan tersebut, mereka terlena dengan kenyamanan yang “miskin”. Ketika cashflow bulanan “goyang” baru nyadar. “Cashflow goyang” akan menjadi bahasan khusus di blog ini. Sekali lagi, selamat berjuang!
[Reply]
March 4th, 2009 at 2:20 am
Biasanya sangat sulit untuk mendisiplinkan diri untuk menabung setiap bulan. Olh karena itu saya mengikuti unit link (atau apa ya istilahnya) dari salah satu agen asuransi yang jelas setiap bulan saya diwajibkan menabung. Dan dari hasil tabungan itu saya bisa ambil dan saya bisa mendapatkan asuransi jiwa. Untuk bisnis sendiri saya sedang memperjuangkan. Salam sukses
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 5:33 am
Sudah terencana nih Mas Rully….,
Dengan mengikuti terus perkembangan unit link anda, pasti akan muncul ide-ide kreatif anda dalam mencari gaji ke-2.
Selamat mengembangkan ide-ide bisnis yang lebih kreatif.
[Reply]
March 4th, 2009 at 6:13 am
duh kok ngak ada pada diriku ya?
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 6:28 am
Masak sih? Diumpetin dimana kang….?
[Reply]
March 4th, 2009 at 11:28 am
Bisnis offline dengan managemen Online?
menarik sebagai alternatif.
[Reply]
hade Reply:
March 4th, 2009 at 12:38 pm
Kalau saya saat ini jadi utama mas…, sampingannya justru bisnis online-nya.
[Reply]
March 4th, 2009 at 1:04 pm
waduh… semua masih dalam perupayaan nech…. doain aja yah,… moga bisa goal….
[Reply]
hade Reply:
March 5th, 2009 at 12:03 am
Semua kudu diusahakan setiap saat tanpa batas waktu. Kalau sudah ditentukan batas waktu dan dinyatakan selesai, anda akan masuk zona nyaman yang tidak produktif. Gali terus sehingga produktif tak terhingga karena banyak orang yang kudu dibantu. Tidak banyak orang yang spt anda dapat berupaya seperti sekarang ini, dan mereka menginginkan seperti anda sekarang ini. Mulaisyukur inilah kita akan lebih produktif.
[Reply]
March 4th, 2009 at 3:12 pm
Offline Lagi saya jalani dengan kakak saya…
semoga berhasillll
[Reply]
hade Reply:
March 5th, 2009 at 12:05 am
Selamat berjuang Mas…, semua kudu dicoba. Tidak banyak orang yang “beruntung” dapat mencoba bisnis offline seperti anda. Apalagi masih sangat muda seperti anda. Kudu berhasil!
[Reply]
March 5th, 2009 at 12:24 am
memiliki usaha sendiri kayaknya bkal saya lakuin, karena memang ini cita-cita saya…
namun agaknya mnabung adalah hal sangat sulit saya lakukan sejak dari kecil
[Reply]
hade Reply:
March 5th, 2009 at 12:30 am
Memiliki usaha sendiri : harus!
Menabung : kudu!
Kalau kesulitan menabung, coba pelajari di http://www.javaformula.com mas…, saya ada formula sederhana untuk menabung secara “paksa” sehingga dapat merangsang ide dalam mencari bisnis pribadi.
Penghasilan besar tanpa tabungan di tangan percuma. Untuk itu, miliki pola pikir kaya.
[Reply]
March 5th, 2009 at 1:43 am
setuju!..tidak berhutang itu penting..kartu kreditku juga udah tak potong semua..dilunasin dulu sih..heee
[Reply]
hade Reply:
March 5th, 2009 at 5:03 am
Waduh…, likuid nih berarti Mas Boyin.
Sebenarnya kartu kredit tidak harus seluruhnya di tutup, perlu juga memiliki credit card andalan. Bahkan dalam hal tertentu credit card sangat menguntungkan untuk menjalani bisnis “ritel banget”.
Misalnya, fasilitas cicilan tanpa bunga dapat dimanfaatkan untuk bisnis HP, kamera, dan produk elektronik lainnya yang memang menjadi promo credit card dimaksud.
Btw, selamat atas pembebasan diri dari hutang….
[Reply]
March 5th, 2009 at 2:59 am
Halo Mas Hade, terima kasih atas tips nya. Sangat berguna Mas.
Jika boleh saya menambahkan ada strategi dasar dibalik strategi utama tersebut yaitu kedisiplinan. Kemampuan kita untuk berdisiplin akan sangat mempengaruhi kesuksesan kita dalam menabung, berhemat dan memiliki bisnis pribadi.
Salam sukses luar biasa Mas Hade.
[Reply]
hade Reply:
March 5th, 2009 at 4:59 am
Akur Mas…, untuk yang tidak terbiasa disiplin ini memang bisa menjadi kendala, akhirnya menyatakan diri “gagal”. Ini sangat ironis, gara-gara diri sendiri sering menyalahkan orang lain bahkan sistem atau program yang dijalani.
Terima kasih mas sudah menambahkan. Sukses juga buat Anda.
[Reply]
March 5th, 2009 at 7:07 am
Salam Kenal, Postingan yg bagus sekali untuk dijadikan motivasi dan renungan tapi kl blh saran jgn lupa untuk berdoa supaya semuanya lbh lancar
Makasih….
[Reply]
hade Reply:
March 5th, 2009 at 8:07 am
Terima kasih Mas.. sudah diingatkan.
Saya sering menyebutnya hidup yang “disengaja”, yaitu orang yang telah melakukan geladi resik dalam doanya semalam atas semua kgiatan hari ini apapun yang akan dilakukan.
Dengan cara demikian, maka kegiatan hari adalah sebuah kegiatan yang mudah, karena telah dilakukan semalam dalam doa anda.
Selamat berdoa untuk kegiatan yang akan datang. Selamat melakukan geladi resik.
[Reply]
March 6th, 2009 at 6:55 am
Saya juga sedang belajar.
[Reply]
hade Reply:
March 6th, 2009 at 9:42 am
Yuk sama-sama belajar Helda…
Setiap saat adalah belajar, termasuk dalam memberi tanggapan atas komentar anda ini….
makasih ya…
[Reply]
March 11th, 2009 at 5:08 am
ke TKP dulu ah… makasih ya boss
[Reply]
hade Reply:
March 11th, 2009 at 5:23 am
Silahkan bos…, hati-hati di jalan…
[Reply]
March 19th, 2009 at 9:34 pm
siip, 1,2,3 alhamdulillah sudah di jalani,, tinggal memelihara dan membesarkannya.. hehe, salam kenal….
[Reply]
hade Reply:
March 19th, 2009 at 11:57 pm
@LendraAndrian, Wah sudah klik nih dengan srtikel saya…., makasih. Tinggal ekspansi poni 1 dan 3 Mas… karena poin 2 hanya untuk inisiasi masuk ke poin 3.
[Reply]