Pilih Mana : Susah tapi punya duit atau susah tapi tidak punya duit?
Pasti jawabannya keluar kontek, yaitu Seneng tapi punya duit! Ya…, jawaban ini yang harus di perjuangkan bukan hanya untuk diri anda tetapi juga untuk istri dan anak-anak. Kalau anda saja yang senang, kasihan istri dan anak-anak. Tapi kalau istri dan anak-anak yang senang, kasihan diri anda (meskipun inilah fakta yang sering terjadi).
Berapapun!
Artikel ini masih menyangkut uang, yang setiap hari anda intip di dompet, setiap hari sering membuat anda seneng atau susah atau berantem atau menipu atau menfitnah atau iri atau bahkan membunuh. Tetapi uang juga dapat menjadi sarana menuju kebahagian kekal di surga.
Berapapun bajet bulanan anda, kalau seandainya diambil 100rb saja apakah mempunyai pengaruh signifikan terhadap kehidupan bulanan diri anda? (bukan kehidupan keluarga, saya berharap jangan sampai berpengaruh terhadap keluarga anda) Kalau 100 ribu kebanyakan, bolehlah 50rb atau bahkan 10rb saja. Tetapi kalau 100rb teramat kecil…, tolong relakan lebih dari sekedar uang makan siang anda yang kadang mencapai 1 juta karena nraktir pacar atau rekan bisnis.
Untuk apa?
Kalau saya bilang untuk anak yatim apakah anda keberatan? Atau kalau saya bilang untuk membangun masjid apakah juga masih kebertan? Atau kalau saya bilang untuk keponakan anda yang gak bisa bayar sekolah apakah anda juga masih keberatan? Apakah anda masih akan bertanya UNTUK APA padahal di lampu merah banyak anak-anak masih terus meminta-minta? Padahal di belakang rumah dan komplek anda masih banyak orang nggak mampu bahkan sekedar untuk makan siang?
Maaf!
OK…, saya minta maaf, bukan maksudnya mau berkhotbah karena saya bukan ustad. Saya hanya ingin sedikit mengusik penggunaan uang anda saja dengan konsep sederhana ini :
Kalau setiap bulan anda relakan sedikit kebahagiaan anda dengan menyisihkan misalnya 100rb saja untuk anda simpan di bawah kasur anda secara rutin, satu tahun sudah terkumpul Rp 1,2 juta (coba perbesar “penyisihan” anda ini menjadi 200rb atau 1 juta misalnya). Uang ini dapat anda gunakan untuk apa saja, misalnya :
1. Amal
2. Bayar asuransi yang jatuh tempo (asuransi rumah, mobil, motor, perpanjang stnk, beli ban mobil, untuk bagi-bagi pas mudik ke kampung dll).
Hemat
Saya hanya ingin ngajak berhemat saja, dengan konsep yang sangat sederhana ini. Saya sudah memulai beberapa bulan yang lalu dengan menyisihkan 100rb pada bulan pertama. Kemudian saya rasakan selama sebulan ini kok tidak ada pengaruhnya, kemudian saya tingkatkan bulan ke-2 saya sisihkan 200rb.., kok masih mampu dan pada bulan ke-3 saya tingkatkan untuk menyisihkan 300rb demikian seterusnya akan saya usahakan sampai uang gaji saya habis untuk disisihkan.
Yuk dicoba, karena dengan cara ini kita memulai diri kita untuk berhemat dan berempati kepada beberapa “orang” yang saya sebut diatas. Ihwal peruntukan uangnya, silahkan kembali kepada diri anda masing-masing setelah uang terkumpul, jangan pusing dahulu wong uangnya belum terkumpul kok. Just running!
May 12th, 2009 at 2:29 pm
Kan di agama ada tulisannya. Tiap dapet rejeki, sisihkan 2,5 persen buat orang melarat. Jadi kalo dapet rejekinya Rp 1000, ya sumbangin Rp 25. Kalo rejekinya Rp 100.000, sumbangnya ya Rp 2.500. Nggak banyak tuh, tapi sudah sesuai hukumnya Tuhan lho..
[Reply]
hade Reply:
May 12th, 2009 at 2:55 pm
@Vicky Laurentina,
Benar Vic…, 2,5% Seandainya semua orang berpedoman pada hukam dasar zakat ini…. hhmm….
Padahal pihak pemerintah diberi hak untuk “memaksa” warganya memungut zakat.
Oya, tapi fokus utama posting artikel ini bukan mengenai zakat dan managemen terhadap orang-orang yg kurang beruntung ya. Trutama khusus untuk membangkitkan empati saja. Action selanjutnya…., biarkan sesuai hati masing-masing.
[Reply]
May 12th, 2009 at 4:29 pm
mas hade, kasi tips donk cara menghemat pengeluaran untuk anak SMA, hehehe
[Reply]
May 12th, 2009 at 7:19 pm
Saya pilih seneng tapi punya duit…wkwkwkkwk…
[Reply]
hade Reply:
May 13th, 2009 at 7:40 am
@buJaNG,
Itu kan sudah pilihan saya…, kudu pilih yang lain dong..hehe…
[Reply]
May 12th, 2009 at 10:56 pm
ya, benar sekali.
terimakasih atas partisipasinya>
[Reply]
May 13th, 2009 at 2:13 am
Iya tuh untuk yang berduit, jangan lupa zakat ya
[Reply]
hade Reply:
May 13th, 2009 at 7:41 am
@Taktiku,
Hihi…, zakat wajib untuk semua orang loh…, memang ada pengecualiannya sih…
Sekarang kalau kita pikirkan bagaimana caranya biar kita tidak pelit untuk berzakat gimana ….
[Reply]
May 13th, 2009 at 5:13 am
artikel yg ngena bgt nih mas..
Yup! Yg sya yakini, ksuksesan bisnis gak lpas dri sbrpa dkat qt dngn Sang Pencipta..
Dan mgkin qt udh tw bhwa rzeki yg qt trima adlah dri Dia. So, udh shrusx qt ssihkan sbgian atw sdkit hrta qt untk mreka yg mmbthkan…
[Reply]
hade Reply:
May 13th, 2009 at 7:43 am
@Ardy Pratama,
Benar Mas…, karena yang kita dapatkan mungkin adalah hasil dari doa mereka, bukan sepenuhnya usaha kita. Saatnya untuk berbagi…, memberi “upah” kepada mereka yang telah mendukung keberhasilan anda. Bahkan karena mereka berdoa amat tulus untuk anda!
[Reply]
May 13th, 2009 at 10:26 am
arrghhh..menabung buat casualcutie masih sangat susah….aduhhh gimana donk…pengen belanja terus….ga jadi2 nabung. hikksss…
btw, casualcutie ada artikel menarik tentang uang juga. kalo ga salah tentang pengaturan pinjaman. dikit ko, cuma 1 halaman. hehehehe…
[Reply]
hade Reply:
May 13th, 2009 at 12:48 pm
@casual cutie,
Nabung itu bukan melulu untuk ngumpulin duit…, tetapi juga untuk merangsang mencari sumber-sumber keuangan baru.
Boleh tuh artikelnya….
[Reply]
May 13th, 2009 at 12:22 pm
kayak nya tips nya boleh juga tuh.. bulan depan saya kayak gitu deh..thanks ya bro
[Reply]
hade Reply:
May 13th, 2009 at 12:52 pm
@dawiecool,
Jangan bulan depan Mas…, sekarang juga mumpung baru tanggal 13. Kemudian rasakan apa yang anda alami…, kalau belum ada pengaruhnya, bulan depan perbesar uang yang ditabung.
Manfaat konsep ini bukan hanya bisa ngumpulin duit, tapi dapat memacu meningkatkan bisnis yang sedang dijalani. Coba deh…
[Reply]
May 13th, 2009 at 1:04 pm
pilihnya senang tapi banyak duit
[Reply]
hade Reply:
May 13th, 2009 at 1:09 pm
@jadul,
Itu bukan pilihan om…, tapi perjuangan.
[Reply]
May 14th, 2009 at 2:41 pm
Wah, saya milihnnya punya duit tapi ngga susah, kaya bill gate gitu… hahaha
[Reply]
May 14th, 2009 at 4:13 pm
Saya pilih punya duit tp gak susah aja hahahah….
[Reply]
May 14th, 2009 at 5:18 pm
absen malam….ronda ronda…
casualcutie lg sakit neh, jd belom bisa ketik topik ttg hutang. heeee….2-3 hr lagi ya mas Hade…
[Reply]
May 15th, 2009 at 12:43 am
tak ada bisa kita selain terus mengikat tali persahabatan
atau mengikat tali persaudaran..
terimakasih…
suskses selalu…
[Reply]
May 15th, 2009 at 6:57 am
Untuk tips menghemat, mungkin bisa dipilah-pilah mana yg masuk dalam kategori kebutuhan atau keinginan.
Prioritas, tentu di kebutuhan dong. Keinginan bisa dipending. Saya ingat satu pepatah tionghoa, mereka bersedia hidup prihatin hingga akhirnya bener2 sukses.
So, berhemat tidak ada salahnya. OH ya, saya referensikan satu buku bagus karangan Safir Senduk.
Kalau ngga salah judulnya, “Karyawan harus Nabung Kalau Mau Kaya”. Bagus tuh isinya. Begitu juga dengan buku serial perencanaan keuangan lainnya.
Salam Sukses,
Arief Maulana | Student of Internet Marketing School
[Reply]
May 15th, 2009 at 7:11 am
http://www.javasecret.com – da best. Keep it going!
Have a nice day
[Reply]
May 16th, 2009 at 7:46 am
Wah pilihannya sulit banget..
Tapi betul tulisan diatas bulan ini bisa 100rb (hemat) dan nggakada pengaruhnya ..bulan depan bisa di tingkatkan ..sehingga kita nanti akan terbiasa
[Reply]
May 19th, 2009 at 2:49 pm
emang susah utk memulainya, tapi kalo udah terbiasa…sangat bagus hasilnya
[Reply]
May 20th, 2009 at 7:53 pm
Wah.. yuk berhemat..
[Reply]