Nokia E72 Andalkan Push Email, Mampukah Bersaing Dengan BlackBerry?
Pada 09-09-09 Nokia Indonesia mengadakan press conference untuk memberikan keuntungan ekstra berupa keberuntungan yang datang dari angka “9″. Momen cantik dan smartphone cantik, sangat cocok. Kemudian setelah sebelumnya diluncurkan secara terbatas, kini Nokia E72 resmi hadir untuk pasaran luas di Indonesia. Ponsel tersebut diklaim sangat cocok bagi pengguna yang sangat mengandalkan email. Kali ini kehadiran Nokia E72 secara resmi di Indonesia ditandai dengan sebuah acara bernuansa sosial di Atrium Plaza Senayan.
Nokia E 72 Memang Cantik
Momen cantik, smartphone sangat cantik dan kegiatan “cantik” berupa aktivitas social. Apakah itu saja cukup untuk dapat memenangi pemasaran smartphone di level harga Rp 5 juta-an? Ditambah lagi klaim Nokia E72 sebagai sebuah produk yang diperuntukkan bagi kalangan yang sangat mengandalkan email dalam komunikasi sehari-hari, seperti fungsi Ovi Mail, Ovi Maps, Nokia Messaging dan aplikasi lain. Ditambah lagi dengan navigasi berupa optical trackpad, kapasitas internal memory yang lebih besar, yaitu 250MB (E 71 = 110MB ), HSUPA 2Mbps (kecepatan upstream yang lebih baik, sayangnya teknologi ini belum bisa digunakan di Indonesia karena belum didukung operator GSM), resolusi kamera yang lebih tinggi yaitu 5MP, VGA@15fps (E71: 3,15MP, video recording QVGA@15fps). Juga beberapa upgrade dari sisi sistem operasi dan aplikasi yang harus dicoba langsung (hands-on experience).
Nokia E72 memang tampil begitu menawan sehingga dalam edisi limited di Indonesia, yaitu 72 unit saja saat pre launching langsung ludes. Hal ini didukung brushed metal casing dan laser-carved design pada bagian belakang casing (tutup battery). Tapi sebenarnya Nokia E72 dapat tampil lebih optimal dengan ukuran dan resolusi layar yang lebih tinggi (layar 3-inch atau lebih besar dengan resolusi 640×480 VGA atau WVGA 800×480) dan internal memory lebih besar (1GB atau lebih). Kedua peningkatan dari sisi hardware tersebut akan menambah daya saing E72 di kelas smartphone.
Bagimana dengan pesaing utamanya, Blackberry Javelin?
Dari segi desain Nokia sampai saat ini masih bisa menyuguhkan desain paling menarik, kelembutan key pad apalagi Nokia seri qwerty serta image yang kuat (terutama di Indonesia). Namun dari segi fungsional, rasanya Nokia baru dapat menyentuh “permukaan” dari total layanan paket yang disuguhkan oleh RIM dengan BlackBerry-nya. Sampai saat ini jelas BlackBerry belum ada tandingannya dalam memenuhi keperluan push email real time dan akses internet cepat serta fasilitas messenger yang sangat power full.
Terus terang, sampai saat ini saya masih menunggu gebrakan revolusioner dari Nokia untuk merebut kembali pasar smartphone level atas yang masih dimenangi oleh Blackberry dari sisi image. Akankah Nokia dapat mengambil hati pengguna BlackBerry di seluruh dunia? Atukah justru Google phone yang akan menjadi kuda hitam dalam perebutan pasar smartphone yang “sangat” pintar ini? Kita tunggu saja!
Related Posts:
Top incoming search terms for this post
Trackbacks & Pingbacks
[...] E 72 Nokia E 72 yang baru launching beberapa waktu lalu ternyata sudah dijual diskon sebesar 5%. Hal ini dilakukan [...]
[...] Beautiful moment and smartphone beautiful, very fit. Then, after a limited launch, the Nokia E72 is now officially present to the market area in Indonesia. The phone is claimed is ideal for users [...]


Hm..kalau mencari push mail real time dan koneksi internet cepat, sebenarnya di Soner K630i sudah ada sejak tahun lalu. Messenger hanya dibutuhkan oleh orang yang senang chatting.
Masalah utama buat HP spesialis internet sekarang adalah, berapa lama baterai tahan tanpa di-charge jika penggunanya online terus-menerus? Apakah N72 bisa menjawab tantangan ini?
[Reply]
klo diliat dari sisi push emailnya, mungkin dalam waktu dekat system operasi google android bakal nyaingin BB ataupun E72
[Reply]
Klu masalah push email, OMNIA I dari samsung dgn OS windows mobile 6.1, juga mumpuni atau menggunakan system seven push mail, tapi masalahnya baterai saya harus ganti 3 kali sehari, kayak minum obat aja. makanya baterai cadangan saya sampai 3 biji nih….apalagi klu saya sering gunakan chat sama teman-teman…parah dah….jadi kesimpulan saya yg penting adalah kemapuan baterainya….klu kecepatan inet, rasanya di indo belum ada kecepatan inet yg stabil, gak kayak diluar negeri, walau cuma edge tapi stabil dan lebih cepat dari HSDPAnya Indo, mboten ngertos apa yang salah dengan operator indo nih….
[Reply]