It’s not my job
Masih mengenai southwest airline, berikut ini mengenai prinsip kerja pegawai yang telah berhasil ditanamkan melalui budaya kerja.
Tim manajemen yang memimpin Southwest hanya terdiri dari beberapa orang saja. Pada peringkat tertinggi, tim terdiri dari Kelleher, Parker, dan Barrett, serta tiga orang Executive Vice President yang bertanggung jawab di bidang operasional (Wimberly), customer service (Conover) dan corporate staff services (Gary Kelly).
Tim yang terdiri dari 6 orang tersebut diatas membawahi para manajer bidang pemasaran, hubungan pemerintahan, HR (People Department), perencanaan jadual, legal, dan lainnya. Para manajer ini menghabiskan waktu banyak bersama-sama, mengambil keputusan berbasis lintas-fungsi. Filosofi ini tertanam dalam organisasi.
Berbeda dari para kompetitornya, organisasi terdiri dari banyak manajer yang bertanggung jawab untuk mengkoordinir fungsi-fungsi di front-line operating level. Seluruh pegawai yang terlibat dalam operasi penerbangan selalu siap untuk membantu setiap saat diperlukan.
Kegagalan untuk memenuhi target jadual dianggap sebagai “keterlambatan tim”. Karenanya, penilaian yang diberikan bukan penilaian terhadap individu tetapi terhadap tim – tim lah yang ditugaskan untuk mencari jalan keluar terhindar dari permasalahan di kemudian hari. Sebagai implikasi, seringkali terlihat para penerbang / pilot turut menangani bagasi atau membantu pramugari mengangkat bagasi kabin, sementara penjaga gerbang terlihat mempersiapkan peralatan untuk keberangkatan pesawat.
Hal ini menurut Conover sesuai dengan tema “doing whatever it takes” bukan “it’s not my job”. Sebagaimana dia katakan, “anda dapat berbicara nanti saja tentang siapa yang seharusnya melakukan apa”.
Bayangkan kalau semua pegawai mempunyai prinsip kerja demikian, bagaimana mungkin omsetnya tidak akan mengalami tsunami? Rasanya budaya kerja southwest memang kudu ditiru, bahkan untuk pelaku bisnis online sekalipun!
Tetapi, kalau anda sering bilang It’s not my job kalau mendapat tugas baru atau pekerjaan di luar jobdesc, perusahaan mana yang mau mempertahankan anda jadi pegawai?
August 29th, 2009 at 9:50 am
Wah yang namanya pekerjaan kan memang harus dikerjakan. kalo tidak mau menerima siapa yang mau membayar?
Tapi kalo memang buka tugasnya pasti akan ada tambahan gaji nantinya. hehe..
salam..
Iklan Gratis
[Reply]
hade Reply:
August 29th, 2009 at 12:04 pm
@Iklan Gratis,
Mengerjakan pekerjaan yang bukan tugasnya tdk selalu mendapat insentif kenaikan gaji, tapi juga perbaikan performance dan kompetensi yang berujung pada kenaikan pangkat dan kenaikan gaji. Inilah konsep bekerja melebihi job description.
[Reply]
August 29th, 2009 at 3:58 pm
Intinya harus punya inisiatif, ya mas..
Selain itu, utamakan teamwork..
Nice article
[Reply]
hade Reply:
August 29th, 2009 at 5:10 pm
@wellsen,
Persis Mas…
Hal-ha demikian rasanya bukan hal istimewa kalau melihat blog anda. Motivasinya cukup baik.
[Reply]
August 30th, 2009 at 7:47 am
berkunjung
[Reply]
hade Reply:
August 30th, 2009 at 9:22 am
@syd,
Monggo…
[Reply]
August 30th, 2009 at 1:26 pm
wah sulit memang kl ada yg bilang it’s not my job mas.. memang harusnya kl ada job ya kerjakan saja..sptr prinsip southwest itu..
[Reply]
hade Reply:
August 30th, 2009 at 3:37 pm
@yusa,
Benar mas…, bekerja di luar jobdesc bukan berarti pekerjaan gratisan (kerja bhakti), tetapi ada yang akan memberi ‘harga’ atas pekerjaan yang dilakukan.
[Reply]
August 30th, 2009 at 9:12 pm
yang penting kita bisa menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya…
dapatkan ilmu dari pekerjaan
lalui dengan hati yang riang
biar dapat terus berjalan
berdoa berusaha dan jangan bimbang
[Reply]