Inilah Manfaat “Goyang” Cashflow!
Setelah diselingi artikel ekspor yang ini, mari kita lanjutkan untuk ngomongin uang lagi. Blog ini memang saya khususkan untuk membicarakan ihwal uang dan strategi bagaimana mengelola & mendapatkannya.
Sesuai janji saya disini dan pertanyaan Pak Dokter kita, Daniiswara pada artikel sebelumnya, saya akan bahas mengenai Bagaimana menggoyang casflow pribadi dan manfaatnya.
Status Kekayaan
Wajar kalau pertanyaan Pak Dani muncul hingga membawa-bawa status kekayaan. Saya tahu yang ia pikirkan, sehingga mungkin timbul pertanyaan : kalau cashflownya goyang apa tidak bikin “bencana” dalam rumah tangga? Saya jawab TIDAK. Treatment goyang cashflow ini berbeda dengan goyangnya cashflow orang kaya (dan orang miskin) yang tidak terencana. Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini, orang kaya yang cashflow-nya goyang bahkan sangat hebat goyangnya tidak sedikit. Dalam pola pikir produktif, keadaan seperti itu harusnya akan melahirkan benih yang setara dengan “musibah” yang diterima (Napoleon Hill). Ini akan terjadi hanya jika ybs mau mencari berkah dibalik musibah tersebut, karena berkah tidak akan datang dengan sendirinya.
Beberapa Pengalaman
Berdasarkan beberapa pengalaman berikut ini :
1. Pengalaman pribadi.
2. Pengalaman rekanan Javaformula.com semasa pre-launching
3. Pengalaman beberapa pembaca blog javasecret ini
4. Hasil rujukan dari sebuah program internasional mengenai financial freedom yang telah dipraktekkan di Indonesia dan telah mencetak pelakunya menjadi milyarder baru di Indonesia, padahal sebelumnya adalah orang biasa-biasa saja dilihat dari sisi keuangannya.
Maka dibagian bawah ini saya sampaikan beberapa manfaat goyang cashflow versi saya.
Inilah Manfaatnya.
Goyang cashflow adalah sebuah metode untuk menggoyang cashflow pribadi (kepala rumah tangga pencari nafkah, bukan cashflow menyeluruh dalam keluarga) yang selama ini stabil, dibuat untuk tidak stabil. Atau yang cashflownya goyang sedikit dibuat goyang agak kenceng sedikit. Apa yang akan diperoleh dalam keadaan seperti itu? Di bawah ini adalah beberapa manfaat yang akan diperoleh atas perlakuan goyang cashflow :
1. Perilaku hemat.
2. Muncul ide-ide baru untuk mencari sumber keuangan baru.
3. Hidupnya selalu “terjaga”, tidak hanya mengikuti “hembusan angin”.
4. Menjalani bisnis baru.
5. Empati.
6. Sadar sedekah.
7. Sarana untuk mencapai tujuan keuangan pribadi.
8. Dan lain-lain
(Pada postingan selanjutnya akan saya bahas satu persatu manfaat ini)
Bagaimana Cara Menggoyang Cashflow Yang Benar?
Merujuk janji saya disini, artikel ini belum membahas mengenai bagaimana cara Menggoyang Cashflow yang benar karena artikel ini sudah terlalu panjang. Jadi, mohon maaf terpaksa artikel ini bersambung ke artikel berikutnya.
Selamat berfantasi goyang cashflow sambil diskusi di kolom komentar di bawah ini…
Related Posts:


Pak Hadi,
saya percaya dlm kondisi terjepit atau yg dibuat sedemikian rupa terdesak di pojokan, naluri/insting/kelebatan ide/indera ke enam atau apa pun yg sejenis itu bisa muncul
yg mungkin jd masalah, imo, adalah jika itu semua buntu (ibarat ide ngeblog jd minus, segala motivasi enggan menyala), merujuk pd bukan pemain lama yg tahan banting, efek sampingnya gemana ya, pak..
sptnya tulisan berseri ini masi akan panjang dan seru
[Reply]
hade Reply:
March 18th, 2009 at 6:56 am
@dani, Pak Dani.., terima kasih banyak atas pertanyaan sangat kritis ini.
Pengalaman mengelola Javaformula.com dan pengalaman dari pribadi diri saya sendiri, sampai saat ini efek samping yang saya terima (kesaksian) dan yang saya alami sendiri baru sebatas “gunting” credit card. Kalau saya pribadi ketika ketemu suasana yang Pak Dani sebutkan di atas selalu “ngeluh” ke Napoleon Hill (Baca Buku). Alhamdulillah pasca “konsultasi” dengan Napoleon Hill selalu ada solusi (pasti bukan semacam ini yang anda maksud “tahan banting”).
Mungkin kedua “action” diatas kesannya adalah sebuah pelarian atas ketidakmampuan menyediakan uang untuk memenuhi keinginan-keinginannya (kalau kebutuhan, semoga member saya sudah dapat memenuhi).
Terus terang saya masih mencari solusi lain atas “efek samping” ini. Saya berharap tidak akan ada efek samping yang mungkin sudah terbayangkan oleh Pak Dani karena Goyang cashflow ini bertahap dari bulan ke bulan berikutnya dan tidak “bergoyang hebat”.
Sebagai contoh, saya “menghabiskan” gaji saya (treatment goyang cashflow) mulai dari 100rb setiap bulan meningkat terus sampai bulan ini dan bulan-bulan mendatang. Proses “penghabisan” gaji ini tidak akan banyak mempengaruhi cashflow karena pada bulan ke-5 bisnis baru yang dijalani sudah akan menghasilkan untuk recovery cashflow yang tergoyang. Meski demikian, proses penghabisan gaji tetap diteruskan dan titingkatkan jumlahnya sehingga hidaup kita tetap “terjaga”.
[Reply]
disaat cashflow saya kepepet, terkadang saya bisa menemukan celah untuk mensupport agar gak minus dan ini menurut saya adalah “keterpaksaan” untuk bertahan sehingga memunculkan jalan yg terkadang memang tidak di duga.
Hanya saya belum menemukan “keterpaksaan” membangun ide untuk “action” sehingga tercipta “formula”
[Reply]
hade Reply:
March 19th, 2009 at 12:21 am
@KUmPulNet, Formulanya sudah saya siapkan di javaformula.com Mas…, tinggal pakai dan just running.
“Keterpaksaan” yang anda sebut itulah yang harus bisa diulang-ulang meski dalam keadaan tidak terpaksa. kelak, keterpaksaan ini dapat menjadi “default” setiap orang yang menjalani formula saya, sehingga sepanjang hari adalah ide briliant yang akan muncul. Sepintas saya belajar NLP, rasanya target ini dapat dicapai dengan ilmu yang kian terkenal tersebut.
Saya sedang memikirkan untuk membuat semacam pelatihan offline untuk Javaformula.com Siapa siap bekerja sama, nanti kita diskusi offline untuk membahasnya.
[Reply]
Hallo Mas Hadi,
Salam Kenal. Sebelumnya terimakasih sudah berkunjung dari blog http://imkangabet.blogspot.com.
Tulisan dari Mas Hadi sangat inspiratif. Saya sangat setuju kalau kita harus senantiasa mengasah insting kita untuk memperoleh penghasilan tambahan (extra income). Dan ide itu hanya bisa diperoleh dengan terus berupaya untuk tidak tinggal di zona nyaman.
Nach, jadi kadang kita harus menggoyang keuangan sang Ayah. Supaya si Ayah mikir. Mantaps.
[Reply]
hade Reply:
March 19th, 2009 at 11:52 pm
@kang abet, TErima kasih Kang Abet…, tetapi bukan maksudnya untuk “nggoyang” ayah yah…
Kalau rahasia ini diketahui anak-anak memang jadi ngrepotin Bapaknya nih….haha…
[Reply]
ayo goyang duyu…
mudah2an saya bisa memahaminya…
lagi terus dibaca pa,,,
[Reply]