Inilah cara meniti karir anda dengan cepat!

Posted in Human Resource on July 18th, 2009

Ketika bekerja, mungkin anda pernah merasa sari sangat cepat berlalu dan tidak ada rasa lelah sama sekali tiba-tiba sudah jam 5 sore? Ini berarti :

[1] Anda bekerja sesuai dengan kinginan anda, kesenangan anda, hobi anda, aktualisasi anda tersalurkan.

[2] Tetapi ada juga kemungkinan karena anda akan mendapat bonus, fee khusus, gaji baru kenaikan gaji, kenaikan pangkat atau mungkin memang hari ini adalah tanggal gajian anda.

Saya berharap anda bekerja karena no 1 diatas. Kalaupun toh karena no.2, tapi ada kombinasi lebih banyak dengan no1 di atas sehingga dapat benar-benar menikmati pekerjaan anda. Kalau sudah pada posisi demikian, silahkan evaluasi job description anda dan lihat hasil pekerjaan anda. Kalau semua pekerjaan dapat anda selesaikan dengan baik dan tepat waktu, maka ukurlah kemampuan anda sendiri apakah load anda masih memungkinkan untuk ditambah. Evaluasilah selama beberapa hari atau beberapa minggu tanpa sepngetahuan atasan anda. Evaluasi juga pekerjaan rekan kerja anda.

Bekerjalah melebihi Job desc Anda
Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa anda merasa bisa mendapat load pekerjaan tambahan, maka menghadaplah pada atasan anda. Minta atasan anda untuk mengevaluasi pekerjaan anda dan cocokkan dengan hasil evaluasi anda. Kalau ada kesenjangan (perbedaan) hasil evaluasi, jelaskan dengan bijaksana sampai atasan anda dapat menerima tanpa merasa terpaksa.

Jelasakan bahwa anda sebenarnya mampu menerima pekerjaan yang lebih menantang dari sekedar pekerjaan seperti yang anda kerjaan selama ini. Anda harus dapat meyakinkan atasan anda bahwa anda dapat menyelsaikan pekerjaan dengan baik. Kemudian tawarkan diri anda untuk membantu rekan anda yang keteter dalam menyelesaikan pekerjaannya (hasil evaluasi anda di atas). Bantu sampai semua pekerjaan dalam tim anda selesai dengan baik dan dapat mencapai KPI (Key Indikator Performance) yang ditetapkan pada tim anda.

Ngapain capek-capek nanggung tangggung jawab orang lain?
Mugkin dalam hati anda bertanya, ngapain kerja capek membebani diri sendiri dan mengambil tanggung jawab pekerjaan rekan anda? Apa pengaruh buat karir anda? Jangan dikira bahwa tidak ada gunanya anda bekerja melebihi tanggung jawab anda. Mungkin anda serng mendengar keluhan orang demikian : “Ngapain saya capek pulang malam ngerjain kerjaan orang lain. Enakan dia dong pulang jam lima, gaji sama!”

Saudaraku… Ambilah prinsip sangat baik ini : “Lebih baik membuat orang senang daripada membuat orang lain susah, meskipun ada sebagian kecil kesusahan harus anda tanggung”. Saya tidak ingin membahas pahala dan kerja tangan-tangan Tuhan kepada anda setelah menerapkan prinsip di atas, silahkan coba da terapkan pada hal-hal kecil dalam kehidupan anda termasuk dalam melakukan blogwalking.

Naik Pangkat!
Seandainya anda telah menyelesaiakan pekerjaan anda setiap hari dengan baik sesuai job desc dan masih mempunyai sisa waktu dan tenaga anda untuk tambahan pekerjaa. Kemudian anda dengan sukarela menawarkan diri membantu menyelesaikan pekerjaan beberapa rekan kerja anda yang tidak terselesaikan sehingga anda seolah-olah menjadi seperti atasan rekan-rekan anda tersebut.

Kalau anda adalah orang yang paling sering melakukan hal ini di kantor, bukankah sebenarnya anda layak naik pangkat? “Layak-kan” diri anda untuk menjadi atasan rekan-rekan kerja anda dari kriteria-kriteria lain yang perlu disesuaikan!

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Related Posts:

Tags: , , , , , , ,
This post is under “Human Resource” and has 17 respond so far.
If you enjoy this article, make sure you subscribe to my RSS Feed.

Top incoming search terms for this post

17 Responds so far- Add one»

  1. 1. KumpulNet Said:

    Dibeberapa tempat hal tersebut sepertinya nggak bisa diterapkan mas…ini pengalaman saya lho sehingga sempat sy harus membatasi hanya pada jobdesk sy dan teng go…toh krn memang nggak ada reward, nah klo sudah gitu apa aja sih yg mesti disiapkan dari sisi perusahaan agar mendukung tips tersebut?

    Oya, sekedar review blog ini. Dari segi posting sy melihat sukses krn menempatkan blog ini di PR2, tetapi dari traffik posting yang disajikan tidak mengundang pembaca dari SEO, mungkin artikelnya bisa menyinggung keyword yg banyak dicari mas?

    [Reply]

    hade Reply:

    @KumpulNet,
    Hhmm…., saya juga mendapat keluhan dari beberapa rekan di bagian IT mengenai hal ini. Kalau kondisi demikian, lebih baik minta untuk rotasi Mas…, apalagi kalau sudah cukp lama di tempat yang sama. Saya akan posting pada artikel selanjutnya mengenai hal ini.

    Terima kasih review-nya. Benar mas…, sedang coba “nembak dengan lunak” key word yang lagi naik daun. Rekan blogger lain kalau ada masukan saya sangat berterima kasih.

    [Reply]

  2. 2. Vicky Laurentina Said:

    Hm, nampaknya sudah waktunya saya menghadap atasan dan minta kenaikan gaji saya sekarang.

    [Reply]

    hade Reply:

    @Vicky Laurentina,
    Wow! Saya suka orang yang tahu persis menenpatkan diri sehingga dapat “menghargai” dirinya.

    [Reply]

  3. 3. Ardy Pratama Said:

    Wow… ni kunci kalo mau naik pngkat ni!

    [Reply]

    hade Reply:

    @Ardy Pratama,
    Mas Ardy sih nanti-nanti kali…hehe..
    Yang penting konsepnya sudah di tangan!

    [Reply]

    Ardy Pratama Reply:

    @hade, wkwkwkwk…pngn pnya pgawai mas hade, gak pngn jd pgawai…

    [Reply]

  4. 4. Ahmad Said:

    Pertamaxxxxxx….. Dulu ah br baca hehe

    [Reply]

    hade Reply:

    @Ahmad,
    Kayaknya masih belum beruntung nih Mas..hehe…

    [Reply]

  5. 5. Ahmad Said:

    “Lebih baik membuat orang lain senang daripada membuat orang lain susah”…. Andai aja setiap orang menjalankan prinsip ini ya mas hade

    [Reply]

    hade Reply:

    @Ahmad,
    Rasanya ini ladang amal kita Mas…
    Untuk beberapa orang masih cukup sulit menjalankannya. Coba teiliti kalimat-kalimat ini :
    “Wah…, enak banget lho?”
    Kenapa tidak diganti dengan kalimat :
    “Saya turut senang….”

    Kalimat pertama diliputi dengan kecemburuan…, sedangkan kalimat kedua diselimuti dengan rasa syukur, meskipun orang lain yang mendapat kesenangan.

    [Reply]

  6. 6. dadang firdaosq Said:

    ehm… pantas ga ya naik pangkat

    [Reply]

    hade Reply:

    @dadang firdaosq,
    Hhmm…, waktunya positioning Mas…

    [Reply]

  7. 7. ammadis blog Said:

    Menarik sekali….
    Namun terkadang keinginan itu penghalangnya banyak dari manusia, teman yg lain yaa…

    Trims tips nya…

    [Reply]

    hade Reply:

    @ammadis blog,
    Ada invisible hand yang akan selalu membantu anda Mas. Jangan takut gak naik pangkat gara-gara berbuat terbaik.

    [Reply]

  8. 8. m!ke Said:

    gak semua perusahaan yg bener2 memperhatikan skill karyawannya bang. kalo saya pribadi mengalami hal seperti yg saya sebutkan. mungkin saya termasuk di option 1. karena hoby, jadinya walau kondisi perusahaan masih belum bisa memuaskan, gpp lah sambil terus mencari peluang yg lainnya di tempat lain..hehe…(halahh.. kok saya jadi curhat) haqhahqhaq….
    good tips bang…:)

    [Reply]

    hade Reply:

    @m!ke,
    Seharusnya semua perusahaan peduli dengan skill karyawannya. Mungkin karena kita sibuk di operasional jadi tidak tahu kalau kita sedang dinilai. Atasan anda pasti menilai anda setiap hari, dan akan digunakan pada saatnya ketika harus mem-PHK atau menaikkan gaji/pangkat anda.

    Dari pekerjaan keseharian saja sudah ketahuan kok siapa bekrja lebih baik dari siapa. Kecuali kesenjangan kompetensi yang sangat tipis baru digunakan parameter dapat mengukur lebih signifikan.

    Hanya perusahaan yang tidka memikirkan masa depannyalah yang tidak mau memikirkan skill karyawannnya.

    Curhat gak masalah Mas…, karena habis ini masih saya posting artikel terkait Human Resource.

    [Reply]

Post a reply



CommentLuv Enabled