Index prestasi (IP) dan predikat karyawan teladan tidak berguna dalam bisnis pribadi anda!

sugar

Mungkin anda orang yang sangat pintar di sekolah atau di tempat kerja anda sebagai karyawan? Kalau anda akan memulai menjalani bisnis, mulai sekarang lupakan dulu index prestasi (IP) dan kepandaian anda di dunia akademik karena tidak banyak membantu dalam bisnis. Kalau anda karyawan, lupakan juga predikat karyawan teladan yang anda miliki karena tidak berguna dalam memulai bisnis. Bahkan kedekatan anda dengan pejabat pun sesungguhnya tidak bermanfaat dalam jangka panjang, apalagi kalau hal tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan curang dalam bisnis anda.

Terus apa yang dibutuhkan untuk memulai bisnis?

Para pebisnis pemula yang “kebelet bisnis” biasanya terburu-buru “nyemplung” dalam bisnis yang menurutnya mudah dan ia kuasai. Ia langsung menyiapkan segala sesuatunya seperti sewa ruko, komputer, alat-alat kantor, armada dll dari modal hutang dan penjualan asset miliknya. Ini adalah pertaruhan antara kepemilikan asset dan menumpuknya hutang dengan “kekayaan” yang jauh dari harapan.

Mungkin anda sering melihat ada sebuah toko baru atau penyedia jasa di sekitar rumah anda yang buka beberapa hari atau minggu/bulan kemudian tutup. Contoh seperti inilah yang akan dialami oleh pebisnis “mogol” (jawa=setengah matang) dalam beberapa waktu kedepan. Berikutnya ia akan berurusan dengan bank karena pengembalian hutang tidak lancar.

Bagi anda yang memiliki modal cukup banyak mungkin hal seperti in I tidak kan menggoncang cashflow anda dan anda akan mencoiba bisnis lain. Ini adalah cara anda “sekolah bisnis” tanpa mentor yang membutuhkan biaya sekolah angat tinggi. Tetapi bagi anda yang modalnya tak seberapa, mungkin cara tersebut adalah benar-benar cara anda menjadi miskin.

Terus apa yang harus dipersiapkan untuk memulai bisbis pribadi?

Anda sering melihat adanya sebuah produk atau jasa yang kualitasnya bagus dan harganya kompetitif tetapi tidak mendapatkan omset seperti yang seharusnya. Apa yang terjadi? Ya, bisnis tersebut akan tutup karena produk atau jasa tidak pernah sampai ke konsumen.

Jadi, untuk menjawab pertanyaan ini, saya kembali bertanya pada anda. Apa yang anda cari dari bisnis? Kalau jawabanya adalah “uang”, maka anda harus mengetahui dari mana uang tertsebut akan datang. Kemudian anda akan menemukan bahwa uang tersebut datang dari pelanggan. Pelanggan-lah yang akan menghidupi operasional bisnis anda, menggaji anda dan karyawan anda, kemudian membiayai kehidupan keluarga anda. Kunci utama dalam bisnis adalah pelanggan. Atasan, bos, atau pejabat sekalipun tidak bermakna dalam bisnis anda kalau tidak ada pelanggan. Jadi sesuai dengan hukum ke-3 proses menuju kekayaan, maka pastikan anda akan memiliki pelanggan yang cukup sebelum memulai bisnis pribadi anda. Bagaimana caranya?

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Related Posts:

sugar

Top incoming search terms for this post

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)


KAPAN MAMPIR JAVASECRET.COM LAGI?

CommentLuv Enabled