Bantulah atasan untuk dapat menaikkan gaji & pangkat anda!
Apakah waktu kerja anda setiap hari habis hanya untuk menyelesaikan pekerjaan harian anda? Ataukah mungkin justru kekurangan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan anda sehingga perlu over time? Kalau atasan anda memberi anda tugas tambahan apakah anda masih mempunyai waktu untuk menyelesaikannya?
Apabila selama ini anda hanya bekerja berdasarkan job description, mulai sekarang ada baiknya untuk memperluas “area” pekerjaan anda. Terimalah setiap pekerjaan yang diberikan oleh atasan anda meskipun diluar job desc anda, selama kemampuan dan waktu anda masih tersedia. Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi anda yang bermanfaat dalam meniti karir anda.
Kontribusi Pegawai
Ingat bahwa hanya dengan bekerja biasa-biasa saja maka anda akan menjadi pegawai yang biasa-biasa saja. Dengan hanya menjadi pegawai yang biasa saja maka anda tidak mungkin akan mendapat promosi karir karena ada pegawai yang mempunyai kompetensinya luar biasa. Sangat banyak pegawai yang mempunyai kompetensi biasa-biasa saja dan dia akan menduduki posisi teratas ketika disusun sebuah “daftar pegawai” yang akan dipecat karena perusahaan akan melakukan rasionalisasi pegawai.
Perusahaan yang baik seharusnya tidak perlu menunggu adanya krisis perusahaan dahulu untuk memecat pegawainya yang hanya mempunyai kompetensi biasa-biasa saja karena kontribusi pegawai tersebut hanya sebanding dengan fasilitas yang ia terima. Ini artinya perusahaan tidak mendapat keuntungan finansial dengan keberadaan pegawai dimaksud dalam perusahaan karena biaya yang dikeluarkan hanya sama dengan keuntungan yang diproleh atas kinerja pegawai ybs.
Apakah Benar Anda Sibuk
Apakah benar anda paling sibuk dan paling berkontribusi dalam tim anda? Apakah hal ini merupakan sebuah keinginan anda untuk menjadi pegawai yang mempunyai kontribusi besar terhadap perusahaan atau hanya ingin dilihat “seperti sibuk” saja?
Saya sering menemui pegawai yang selalu merasa bahwa pekerjaannya seolah sangat penting sehingga memerlukan konsentrasi khusus dan tidak mau diganggu oleh pekerjaan tambahan yang bersifat ekstrakurikuler. Ia hanya sibuk (bekerja) sebatas job description saja.
Mulai sekarang, bagaimana kalau anda melibatkan diri dalam kegiatan ekstrakulikuler perusahaan yang tidak ada dalan job description anda? Tidak ada salahnya menawarkan diri kepada atasan untuk dapat dilibatkan dalam pekerjaan rekan kerja anda ketika pekerjaan anda sulah selesai. Ini bukan hanya akan meningkatkan “nilai jual” anda, tetapi juga meningkatkan konpetensi dan pengalaman anda dalam pekerjaan diluar Job Description. Perusahaan akan lebih mudah manaikkan pangkat anda apabila komptensi anda memang sudah berada pada beberapa level di atas pangkat anda sekarang.
Jadi, bagaimana kalau anda bantu atasan anda untuk mempermudah dalam menaikkan gaji dan pangkat anda?
July 21st, 2009 at 5:11 pm
Pertaaaammmmmaaaaaxxxxxxxxxx…….
[Reply]
hade Reply:
July 22nd, 2009 at 7:48 am
@rudy azhar,
Sayangnya kita cuma jualan premium nih Mas….
[Reply]
July 21st, 2009 at 7:22 pm
“menawarkan diri kepada atasan untuk dapat dilibatkan dalam pekerjaan rekan kerja anda ketika pekerjaan anda sudah selesai” bagus juga ini. paling ga itu juga ikut mempromosikan diri kita.
[Reply]
hade Reply:
July 22nd, 2009 at 7:45 am
@casual cutie,
Tepat! Orang yang hanya sibuk dalam lingkaran jobdesc, saya jamin tidak akan menduduki posisi puncak dalam karirnya. Bagaimanapun gejolak dalam hati, bertentangan dengan keinginan, bekerja melebihi job desc adalah salah satu cara mencapai puncak karir.
[Reply]
July 21st, 2009 at 9:27 pm
sekarang nggak jadi karyawan je. mas hade.. gimana kiatnya menghadapi karyawan yang kayak gitu?? pecat ..!! kasihan nanti gimana istri dan anaknya he..he..
[Reply]
hade Reply:
July 22nd, 2009 at 7:46 am
@Bisnis Online | Zam,
Kalau tidak bisa didrive untuk maju, gak ada jalan lain untuk keberhasilan bisnis perusahaan.
[Reply]
July 21st, 2009 at 10:40 pm
bos saya pelit kang
maseta –> Bloging For Beginners
[Reply]
hade Reply:
July 22nd, 2009 at 7:47 am
@Bloging For Beginners,
Bos pelit bukan alasan untuk mengembangkan kompetensi diri. Yang menilai anda bukan hanya bos anda, tetapi rekan kerja dan atasan dari bos anda.
[Reply]
July 22nd, 2009 at 4:14 pm
menjadi trbaik dngn mmpunyai nilai lbih emng bner2 bkal mndapat yg trbaik jga ya mas hade
[Reply]
hade Reply:
July 23rd, 2009 at 8:19 am
@Ardy Pratama,
Setidaknya “hukum alamnya” demikian mas…
[Reply]
July 22nd, 2009 at 5:15 pm
hati2 dengan waktu… jika terlalu banyak keyword diri tentang keahlian anda… maka harus banyak waktu. management waktu lebih enak dibanding harus melibatkan diri penuh yang nantinya bisa membuat tidak fokus
[Reply]
hade Reply:
July 23rd, 2009 at 8:21 am
@dadang firdaos,
Tepat Mas…, kalau tidak siap dengan perubahan mendasar dalam mengelola waktu diri sendiri, jangan coba-coba untuk mendobrak kenyamanan yang sudah didapatkan.
[Reply]
July 23rd, 2009 at 9:47 am
kalo saya pribadi sih, oke2 aja kalo ngerjain tugas di luar job des, tapi kayaknya jadi keseringan dan kebiasaan buruk juga jadinya. kalo ada kerjaan yg numpuk,jadinya suka dilimpahkan ke kita…hehe…
tapi gaji gak naik2… haqhaqhaq…
[Reply]
hade Reply:
July 23rd, 2009 at 1:06 pm
@m!ke,
Konsepnya adalah masukkan pekerjaan orang lain dalam jobdesc anda. Dalam kasus tertentu mungkin akan menyiksa diri ketika pangkat dan gaji tidak segera naik. Tetapi setidaknya cara demikianlah yang dapat dicapai pada posisi karir puncak, khususnya pada perusahaan yang bagus.
[Reply]
July 23rd, 2009 at 10:09 am
tapi kalo dipikir-pikir, cape juga ya Mas Hade. wah terkadang bikin stress juga lo…dan akirnya pekerjaan menjadi tidak nyaman.
[Reply]
hade Reply:
July 23rd, 2009 at 1:12 pm
@casual cutie,
Orang yang bisa bekerja di luar jobdesc adalah orang yang kemudian akan dapat ditempatkan di “medan” lebih berat. Kriteria inilah yang akan memudahkan atasan mempromosikan pegawai ybs. Orang biasa-biasa saja tidak akan pernah mendapatkan promosi lebih dini dibanding orang dimaksud.
Jadi, jalan pintas itu perlu “dibayar” mahal.
[Reply]
July 23rd, 2009 at 10:52 am
Mantab bro keren euy artikelnya
[Reply]
hade Reply:
July 23rd, 2009 at 1:15 pm
@Kuliah Gratis,
hhmm…
[Reply]
July 23rd, 2009 at 3:59 pm
tips yang menarik sekali mas..
semoga dapat dipraktekkan para karyawan untuk meningkatkan kariernya..
Salam sukses
[Reply]
hade Reply:
July 24th, 2009 at 8:05 am
@wellsen,
Terima kasih Mas…
Setidaknya sedang saya praktekkan di tempat saya bekerja.
[Reply]
July 24th, 2009 at 9:14 am
Emang dibutuhkan kerja cerdas dan kreatif untuk mencapai puncak karir dg cepat, tidak hanya sekedar sibuk saja karena sibuk belum tentu produktif. Saya jadi inget robot mas hade kl lihat karyawan yg cuma mengerjakan tugas sesuai job desc aja.
Btw saya usulkan mas hade jd mentri pemberdayaan aparatur negara deh, hehe
[Reply]
hade Reply:
July 24th, 2009 at 1:37 pm
@Ahmad,
Benar mas…, banyak robot-robot di sekitar kita… Waktunya hanya habis untuk memenuhi tuntutan jobdesc. Bukankah hal spt itu menjemukan?
Menteri? Mantri kali Mas..haha…
[Reply]
July 24th, 2009 at 12:41 pm
Hari Jumat Jumat Jumat…ko belum update???
[Reply]
hade Reply:
July 24th, 2009 at 1:39 pm
@casual cutie,
Haha…iya nih, lagi overload.
Tapi udah saya posting kok, nih dia :
http://www.javasecret.com/krisis-lagi-amati-tsunami-omset-beberapa-minggu-mendatang.html
[Reply]